3 Ol「Indonesia Lottery」ahraga yang Harus Dilakukan di Usia 40 Tahun ke Atas

  • 时间:
  • 浏览:0

MelIndonesiIndonesiIndonesia Lotterya Lotterya Lotteryansir Health, ahli bedah ortopedi dan spesialis mobilitas Vonda WriIndonesia Lotteryght, MD membagiIndonesia LotteryKan empat cara berolahraga untuk Anda yang berusia 40 tahun ke atas.

Baca juga: 4 Cara Terbaik Menurunkan Berat Badan di Usia 40 Tahun

“Ini menyedihkan tapi benar terjadi. Antara ulang tahun ke-25 hingga ke-50, Anda bisa kehilangan hingga 10% dari massa otot Anda,” ungkap Dr. Wright.

Dr. Wright juga merekomendasikan untuk melakukan peregangan dinamis dan pemanasan, yang melibatkan gerakan lambat dan terkontrol (seperti roll bahu dan sumo squat) daripada peregangan statis (pegang pergelangan kaki Anda dan tahan selama 30 menit).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

KOMPAS.com - Seiring bertambahnya usia, tubuh akan menjadi lebih kaku dan kekuatannya pun berkurang. Demikian juga saat memasuki usia 40 tahun, kemampuan Anda berolahraga mungkin tak lagi sekuat dulu.

Dia mengumpamakan jaringan ikat kaku dengan karet gelang yang mengering. Satu tarikan yang keras akan membuat material yang rapuh robek. Inilah sebabnya, mengapa penting bagi Anda yang berusia 40-an melakukan peregangan setiap hari.

Dr. Wright, yang juga pemimpin Performance and Research Initiative for Masters Athletes di University of Pittsburgh Medical Center mengatakan, seiring bertambahnya usia, tendon dan otot kita cenderung menjadi lebih kencang, dan risiko cedera—khususnya tendinitis—meningkat.

"Peregangan seringkali diabaikan. Tapi, jika Anda ingin tetap aktif di usia Anda, penting untuk melakukan peregangan. Anda bisa melakukannya di pagi hari, saat istirahat makan siang atau malam hari sambil menonton TV,” kata Dr. Wright.

Namun, bukan berarti di usia 40 tahun Anda harus menghindari olahraga. Justru di usia ini, penting untuk menjaga kesehtan tubuh secara keseluruhan dengan berolahraga.

Bisa jadi hal itu juga yang menjadi alasan, mengapa banyak atlet pensiun sebelum usia mereka masuk 40 tahun.

"Cobalah untuk melakukan foam rolling. Pada dasarnya log dari busa keras berfungsi sebagai rolling pin untuk memecah adhesi kecil dan jaringan parut, sehingga meningkatkan aliran darah ke area bermasalah," katanya.

.

Baca juga: Mengapa Penglihatan Jarak Dekat di Usia 40 Tahun Mulai Berkurang?